FKUI – Anara

Pertama-tama, gue mau bersyukur banget bisa diterima di FKUI yang persaingannya superketat dan FKUI masih merupakan fakultas paling banyak peminatnya di Indonesia untuk fakultas kedokteran. Gue masuk FKUI lewat jalur SNMPTN Tulis dimana itu gue sebenernya udah pesimis banget bisa masuk atau enggak secara bangkunya cuma 36 dan peminatnya lebih dari 5000 orang, tapi cuman karena mukjizat doang akhirnya gue bisa diterima di tempat ini.
Gue seangkatan ada 228 orang, 177 reguler dan 51 internasional. So far di FKUI seru dan menyenangkan. Gue menjalani PSAF (Pengenalan Sistem Akademik tingkat Fakultas) dan Mabim (Masa Bimbingan) yang berguna banget buat gue ke depannya. Oiya, di FKUI ditanamkan juga nilai-nilai 7 STARS DOCTOR, yaitu nilai-nilai dasar yang diharapkan dimiliki oleh dokter-dokter lulusan FKUI, yaitu: care provider, decision-maker, communicator, community leader, manager, researcher, dan iman & takwa. FYI, 7 STARS DOCTOR cuma ada di FKUI loh hahaha.
Sekarang, gue kuliahnya masih belum masuk modul kedokteran, jadi selama 4 bulan ini gue masih kuliah Program Dasar Pendidikan Tinggi (PDPT), yang terdiri dari: Bahasa Inggris, Agama, MPKT (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Terintegrasi), dan MPK Seni/OR. Intinya masih agak bebas sih, walaupun tahun gue jadwalnya lebih padat dari tahun-tahun sebelumnya, karena ada materi kuliah umum dari dokter-dokter ahli, seperti Prof. Dr. dr. med. Akmal Taher, SpU(K) (Direktur RSCM) dan dr. Ratna Sitompul, SpM(K) (Dekan FKUI). Yang pasti semakin lama di FKUI gue jadi semakin bangga bisa menjadi bagian di dalamnya, karena mahasiswa-mahasiswa FKUI juga dulu berperan sebagai pelopor kemerdekaan RI, seperti dr. Soetomo, dr. Cipto Mangunkusumo, dan dr. Leimena.
Oiya, minggu ini gue baru selesai UAS dan mudah-mudahan hasilnya bagus (minamin). Trus minggu depan gue udah masuk modul baru nih, yaitu P2K2 (Pertolongan Pertama pada Kegawatan dan Kedaruratan), Modul Riset, dan EBP3KH (Pengantar Empati dan Bioetik untuk Pengembangan Pribadi dan Profesi Kedokteran dalam konteks Humaniora). Setelah itu baru deh tahun depan gue masuk ke modul kedokteran beneran, yaitu Sel dan Genetika, Biologi Molekuler, dan Neurosains. Yang miris kata kakak-kakak kelas sih, biasanya, di semester 1 ini bakal banyak bertaburan IP 4, tapi semakin ke depannya bakal berkurang drastis karena semakin lama modulnya semakin sulit hahahaha.
Di FKUI, selain sisi akademisnya yang bagus, di sini semua dosennya menekankan untuk mengasah soft skills lewat berbagai organisasi dan kegiatan kepanitiaan di FKUI. Jadi ada yang namanya seminat untuk mengembangkan minat dan bakal mahasiswa, ada seminat PSM (Paduan Suara Mahasiswa), voli, basket, futsal, dan taekwondo. Ada juga badan-badan kemahasiswaan, seperti: Tim Bantuan Medis (TBM), Media Aesculapius (MA), Kafetaria, Bursa Kedokteran, Lembaga Penelitian dan Pengkajian (LPP), Badan Film Mahasiswa (BFM), dan badan-badan keagaamaan, seperti Forum Studi Islam (FSI), Persekutuan Oikumene (PO), Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD), dan Keluarga Mahasiswa Buddha (KMB). Selain itu, banyak kepanitiaan yang bisa diikuti di sini contohnya, Pemira FKUI (Pemilihan Raya untuk memilih Ketua BEM yang baru), Progressive, Liga Medika (perlombaan tingkat nasional yang diadakan FKUI), dan lain-lain.
Jadi, buat siapapun yang mau masuk FKUI, kalian ga bakal nyesel kok kalo harus belajar dengan keras banget buat masuk FKUI. Emang ga bakal mudah sih masuknya, apalagi belajar di dalamnya, tapi kalian bakal punya angkatan yang bakal saling mendorong satu sama lain, jadi ga usah takut untuk mengejar FKUI. Semangat!


No trackbacks yet.